Sabtu, 08 Maret 2014

10 Mata Uang Tertua di Indonesia


1. Uang Syailendra (850 M)
Mata uang Indonesia dicetak pertama kali sekitar tahun 850/860 Masehi, yaitu pada masa kerajaan Mataram Syailendra yang berpusat di Jawa Tengah. Koin-koin tersebut dicetak dalam dua jenis bahan emas dan perak, mempunyai berat yang sama, dan mempunyai beberapa nominal :
* Masa (Ma), berat 2.40 gram; sama dengan 2 Atak atau 4 Kupang
* Atak, berat 1.20 gram; sama dengan ½ Masa, atau 2 Kupang


* Kupang (Ku), berat 0.60 gram; sama dengan ¼ Masa atau ½ Atak

Sebenarnya masih ada satuan yang lebih kecil lagi, yaitu ½ Kupang (0.30 gram) dan 1 Saga (0,119 gram).
Koin emas zaman Syailendra berbentuk kecil seperti kotak, dimana koin dengan satuan terbesar (Masa) berukuran 6 x 6/7 mm saja. Pada bagian depannya terdapat huruf Devanagari “Ta”. Di belakangnya terdapat incuse (lekukan ke dalam) yang dibagi dalam dua bagian, masing-masing terdapat semacam bulatan. Dalam bahasa numismatik, pola ini dinamakan “Sesame Seed”.
Sedangkan koin perak Masa mempunyai diameter antara 9-10 mm. Pada bagian muka dicetak huruf Devanagari “Ma” (singkatan dari Masa), dan di bagian belakangnya terdapat incuse dengan pola “Bunga Cendana”.

2. Uang Krishnala, Kerajaan Jenggala (1042-1130 M)
Pada zaman Daha dan Jenggala, uang-uang emas dan perak tetap dicetak dengan berat standar, walaupun mengalami proses perubahan bentuk dan desainnya. Koin emas yang semula berbentuk kotak berubah desain menjadi bundar, sedangkan koin peraknya mempunyai desain berbentuk cembung, dengan diameter antara 13-14 mm.
Pada waktu itu uang kepeng Cina datang begitu besar, sehingga saking banyaknya jumlah yang beredar, akhirnya dipakai secara “resmi” sebagai alat pembayaran, menggantikan secara total fungsi dari mata uang lokal emas dan perak.3. Uang "Ma", (Abad ke-12)
Mata uang Jawa dari emas dan perak yang ditemukan kembali, termasuk di situs kota Majapahit, kebanyakan berupa uang “Ma”, (singkatan dari māsa) dalam huruf Nagari atau Siddham, kadang kala dalam huruf Jawa Kuno. Di samping itu beredar juga mata uang emas dan perak dengan satuan tahil, yang ditemukan kembali berupa uang emas dengan tulisan ta dalam huruf Nagari. Kedua jenis mata uang tersebut memiliki berat yang sama, yaitu antara 2,4 – 2,5 gram.
Selain itu masih ada beberapa mata uang emas dan perak berbentuk segiempat, ½ atau ¼ lingkaran, trapesium, segitiga, bahkan tak beraturan sama sekali. Uang ini terkesan dibuat apa adanya, berupa potongan-potongan logam kasar; yang dipentingkan di sini adalah sekedar cap yang menunjukkan benda itu dapat digunakan sebagai alat tukar. Tanda tera atau cap pada uang-uang tersebut berupa gambar sebuah jambangan dan tiga tangkai tumbuhan atau kuncup bunga (teratai?) dalam bidang lingkaran atau segiempat. Jika dikaitkan dengan kronik Cina dari zaman Dinasti Song (960 – 1279) yang memberitakan bahwa di Jawa orang menggunakan potongan-potongan emas dan perak sebagai mata uang, mungkin itulah yang dimaksud.

4. Uang Gobog Wayang, Kerajaan Majapahit (Abad k-13)
pada zaman Majapahit ini dikenal koin-koin yang disebut “Gobog Wayang”, dimana untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Thomas Raffles, dalam bukunya The History of Java. Bentuknya bulat dengan lubang tengah karena pengaruh dari koin cash dari Cina, ataupun koin-koin serupa yang berasal dari Cina atau Jepang. Koin gobog wayang adalah asli buatan lokal, namun tidak digunakan sebagai alat tukar. Sebenarnya koin-koin ini digunakan untuk persembahan di kuil-kuil seperti yang dilakukan di Cina ataupun di Jepang sehingga disebut sebagai koin-koin kuil. Setelah redup dan runtuhnya kerajaan Majapahit di Jawa Timur (1528), Banten di Jawa bagian barat muncul sebagai kota dagang yang semakin ramai.
5. Uang Dirham, Kerajaan Samudra Pasai (1297 M)
Mata uang emas dari Kerajaan Samudra Pasai untuk pertama kalinya dicetak oleh Sultan Muhammad yang berkuasa sekitar 1297-1326. Mata uangnya disebut Dirham atau Mas, dan mempunyai standar berat 0,60 gram (berat standar Kupang). Namun ada juga koin-koin Dirham Pasai yang sangat kecil dengan berat hanya 0,30 gram (1/2 Kupang atau 3 Saga). Uang Mas Pasai mempunyai diameter 10–11 mm, sedangkan yang setengah Mas berdiameter 6 mm. Pada hampir semua koinnya ditulis nama Sultan dengan gelar “Malik az-Zahir” atau “Malik at-Tahir”.
6. Uang Kampua, Kerajaan Buton (Abad ke-14)
Uang yang sangat unik,yang dinamakan Kampua dengan bahan kain tenun ini merupakan satu-satunya yang pernah beredar di Indonesia. Menurut cerita rakyat Buton, Kampua pertamakali diperkenalkan oleh Bulawambona,yaitu Ratu kerajaan Buton yang kedua,yang memerintaha sekitar abad XIV. Setelah ratu meninggal,lalu diadakan suatu “pasar” sebagai tanda peringatan atas jasa-jasanya bagi kerajaan Buton. Pada pasar tersebut orang yang berjualan engambil tempat dengan mengelilingi makam Ratu Bulawambona. Setelah selesai berjualan,para pedagang memberikan suatu upetiyang ditaruh diatas makam tersebut,yang nantinya akan masuk ke kas kerajaan. Cara berjualan ini akhirnya menjadi suatu tradisi bagi masyarakat Buton,bahkan sampai dengan tahun 1940.
7. Uang Kasha Banten, Kesultanan Banten (Abad ke-15)
Mata-uang dari Kesultanan banten pertama kali dibuat sekitar 1550-1596 Masehi. Bentuk koin Banten mengambil pola dari koin cash Cina yaitu dengan lubang di tengah, dengan ciri khasnya 6 segi pada lubang tengahnya (heksagonal). Inskripsi pada bagian muka pada mulanya dalam bahasa Jawa: “Pangeran Ratu”. Namun setelah mengakarnya agama Islam di Banten, inskripsi diganti dalam bahasa Arab, “Pangeran Ratu Ing Banten”. Terdapat beberapa jenis mata-uang lainnya yang dicetak oleh Sultan-sultan Banten, baik dari tembaga ataupun dari timah, seperti yang ditemukan pada akhir-akhir ini.
8. Uang Jinggara, Kerajaan Gowa (Abad ke-16)
Di daerah Sulawesi, yaitu Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara, berdiri kerajaan Gowa dan Buton. Kerajaan Gowa pernah mengedarkan mata uang dan emas yang disebut jingara, salah satunya dikeluarkan atas nama Sultan Hasanuddin, raja Gowa yang memerintah dalam tahun 1653-1669. Di samping itu beredar juga uang dan bahan campuran timah dan tembaga, disebut kupa.
9. Uang Picis, Kesultanan Cirebon (1710 M)
Sultan yang memerintah kerajaan Cirebon pernah mengedarkan mata uang yang pembuatannya dipercayakan kepada seorang Cina. Uang timah yang amat tipis dan mudah pecah ini berlubang segi empat atau bundar di tengahnya, disebut picis, dibuat sekitar abad ke-17. Sekeliling lubang ada tulisan Cina atau tulisan berhuruf Latin berbunyi CHERIBON.
10. Uang Real Batu, Kesultanan Sumenep (1730 M)
Kerajaan Sumenep di Madura mengedarkan mata uang yang berasal dari uang-uang asing yang kemudian diberi cap bertulisan Arab berbunyi ‘sumanap’ sebagai tanda pengesahan. Uang kerajaan Sumenep yang berasal dari uang Spanyol disebut juga real batu karena bentuknya yang tidak beraturan. Dulunya uang perak ini banyak beredar di Mexico yang kemudian beredar juga di Filipina (jajahan Spanyol). Di negeri asalnya uang mi bernilai 8 Reales. Selain uang real Mexico, kerajaan Sumenep juga memanfaatkan uang gulden Belanda dan uang thaler Austria.

sumber

Jumat, 07 Maret 2014

Guru Agama Ini Keluarkan Jin Sambil Remas Dada Siswi



TANJUNGPINANG -- Perilaku As (45) seorang guru agama di SMA dan dosen di kampus UMRAH tidak patut ditiru. Sebagai guru, dia diduga melakukan pencabulan terhadap dua siswinya dengan modus mengeluarkan jin yang berada dalam tubuh dua korban tersebut.

Adalah Mr (17) dan Mw (17) dua siswi SMA di Tanjungpinang tidak terima dengan perlakuan As yang mengaku sebagai guru agama bisa mengeluarkan jin dari dalam tubuh dua siswi tersebut. Kedua siswi itu terkena tipu daya As.  Dua siswi ini pun melaporkan As ke Polres Tanjungpinang. Selang sehari, As pun ditangkap polisi, Minggu (10/3/2013).

Kejadian ini bermula ketika As mendapatkan informasi bahwa beberapa anak didiknya sudah tidak virgin lagi, termasuk dua orang korban tersebut. Informasi yang ia dapat membuat pikirannya melayang dan ingin merasakannya.  As mengaku kepada para korbannya bahwa ia mengusai ilmu gaib dan bisa mengeluarkan jin yang ada di dalam tubuh kedua anak didiknya.l

Para siswi pun percaya, ketika As mengatakan bahwa di tubuh mereka ada jin jahat yang ikut bersamanya. Kedua korban merasa penasaran, mereka ingin mengeluarkan jin dari dalam tubuh mereka seperti yang diceritakan guru agamanya. Sehingga Sabtu (23/2/2013) lalu, Mw menelpon As, dan mengatakan bahwa beberapa bagian tubuhnya terasa sakit, dan ia memiliki rasa takut yang berlebihan.

Kebetulan saat itu, As sedang mengikuti seminar di Hotel Plaza, Bintan Plaza, Tanjungpinang. As mengajak mereka ke sana dan disanalah As melakukan perbuatan tidak senonoh kepada kedua muridnya.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Patar Gunawan melalui Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Memo Ardian mengatakan, di hotel itu tersangka berpura-pura menerawang korbannya. "Setelah menerawang, As memandikan kedua anak didiknya, dia beralasan dengan cara  itu jinnya bisa keluar," ucap Memo.

Ketika itulah, As bertinjauan mengobok-obok vital para siswinya. Tak segan- segan, As meremas-remas dada korban dengan alasan jin yang ada di dalam tubuh mereka bersarang di sana. Ia memandikan anak muridnya satu persatu di dalam kamar hotel tempat ia menginap saat melakukan seminar.

Usai Mr dimandikan selanjutnya Mw. Guru tersebut melakukan hal yang sama seperti yang dilakukannya terhadap korban pertama. "Dengan tangan memandikan dan meremas-remas kemaluan mereka, dengan alasan mengeluarkan jin dari tubuh mereka," lanjut Memo.

Kejadian ini terungkap ketika korban tidak merasakan perubahan apa-apa, dan mereka saling bercerita pengalaman saat dimandikan As. Saat itulah mereka baru sadar bahwa mereka telah dicabuli oleh guru agamanya. Hal tersebut lantas dilaporkan kepada guru BP yang ada di sekolah.

Mendengar kejadian tersebut, lantas guru BP menyarankan mereka untuk membuat laporan ke polisi. Saat ini, guru tersebut tengah melakukan pemiriksaan di Polres Tanjungpinang.

Kamis, 06 Maret 2014

Kes Denggi Cecah Tahap Kritikal – S Subramaniam

S.Subramaniam

KUALA LUMPUR – Kementerian Kesihatan memaklumkan beberapa negara termasuk Malaysia sedang berhadapan dengan situasi global berkaitan kes denggi yang semakin meningkat sejak kebelakangan ini.
Menteri Kesihatan, Datuk Seri Dr. S.Subramaniam berkata, selain Malaysia, turut berhadapan dengan ancaman nyamuk aedes itu adalah Singapura, Filipina dan Lao PDR.
“Jumlah kes denggi yang dilaporkan di Malaysia pada minggu lalu adalah yang tertinggi pada tahun ini dan melebihi tahap kritikal wabak iaitu 658 kes dengan dua kematian dilaporkan.
“Dua kematian itu berlaku di Kuala Lumpur dan Selangor melibatkan seorang pesara wanita berusia 67 tahun dan seorang lelaki berusia 33 tahun,” katanya melalui satu kenyataan media hari ini.
Mengulas lanjut situasi kes denggi di Malaysia, Subramaniam berkata, sejak Mei 2013 berlaku peningkatan dalam kes kematian dan lokaliti wabak denggi di negara ini.
Menurutnya, pada awal Mei kurang 500 kes denggi seminggu dilaporkan dan kes itu kemudian melonjak kepada lebih 600 kes seminggu melibatkan sembilan kematian pada minggu-minggu berikutnya.
Lebih membimbangkan, kata beliau, jumlah negeri yang mengalami wabak denggi meningkat 100 peratus malah daerah yang mengalami wabak juga turut meningkat sebanyak 47 peratus.
Katanya, secara keseluruhan sebanyak 12,143 kes denggi dilaporkan dari Januari hingga 22 Jun 2013 berbanding 11,430 kes bagi tempoh sama pada tahun 2012.
Beliau turut memaklumkan lapan negeri yang menunjukkan peningkatan kes denggi pada tahun ini adalah Johor meningkat sebanyak 88 peratus, Sarawak (58 peratus) Sabah (41 peratus), Negeri Sembilan (33 peratus), Perak (15 peratus), Kelantan (7 peratus), Perlis (2 peratus) dan Selangor (1 peratus).
“Jumlah kematian pula sebanyak 25 kematian berbanding 22 kematian bagi tempoh yang sama pada tahun 2012.
“Kawasan panas wabak denggi pula adalah Seksyen 7E B Shah Alam (Jln 7/101 – 7/103) dan Seksyen U2 (Pangsapuri Ilham), daerah Petaling di Selangor,” katanya. – myneshub.my

Rabu, 05 Maret 2014

Bercinta Dengan Budak 16 Tahun


Manila – Pemuzik terkenal Filipina, Freddie Aguilar semalam mendedahkan buat pertama kali dia melihat teman wanitanya yang berusia 16 tahun, dia serta-merta jatuh cinta dengan remaja itu.

Ikon lagu rakyat Filipina itu berkata, dia menyangka remaja terbabit berusia antara 20 dan 21 tahun kerana susuk tubuh dan penampilannya yang matang.

Menurutnya, dia tidak sempat untuk bercakap dengan remaja itu tetapi hanya dapat memberikan kad namanya.

Beberapa hari kemudian, remaja terbabit menghantarnya mesej pesanan ringkas (SMS) dan bermula dari situ hubungan pun terjalin antara mereka.

Aguilar berkata, walaupun dia sudah berusia 60 tahun, tetapi hubungan mereka mengikut perkembangan gaya hidup moden kerana masing-masing gemar menghantar SMS.

Sepanjang mereka berkawan, penyanyi itu tidak pernah sekali pun bertanya usia kekasihnya itu.

“Bukan cara saya. Malah perbuatan itu juga dianggap biadab kepada wanita untuk bertanya usianya,” katanya.

Aguilar berkata, dia mendapat ketabahan untuk bertanya kepada remaja itu sama ada sudi untuk menjadi kekasihnya menerusi SMS.

Bagaimanapun remaja itu tidak segera menjawab pertanyaan Aguilar, tetapi selepas beberapa hari berikutnya baru dia bersetuju untuk menjadi kekasih hati penyanyi terbabit.

Selepas mendapat jawapan positif daripada remaja itu baru Aguilar bertanya mengenai usia sebenarnya.

Apabila mendapat tahu usia sebenar kekasihnya itu, Aguilar yang terkejut merasakan hubungan mereka mungkin tidak mampu untuk pergi lebih jauh.

Bagaimanapun, disebabkan perasaan cintanya yang mendalam terhadap remaja itu, Aguilar memutuskan untuk berbincang dengan ibu bapa kekasihnya bagi mendapatkan restu mereka.

Katanya, dia bercadang untuk berkahwin dengan kekasihnya itu dua tahun lagi.

Senin, 03 Maret 2014

Minggu, 02 Maret 2014

BN Tembusi ‘Kawasan Hitam’ – Khairy


YAN – Berbaki lima hari tempoh kempen Pilihan Raya Kecil Dewan Undangan Negeri (DUN) Sungai Limau, Barisan Nasional (BN) berjaya memasuki kubu kuat PAS yang diklasifikasikan sebagai ‘kawasan hitam’.

Ketua Pemuda BN, Khairy Jamaluddin berkata, perkembangan itu merupakan isyarat positif kepada BN dalam usaha meraih undi di kawasan penyokong tegar PAS.

“Saya diberitahu kalau dulu nak letak bendera BN pun susah. Sekarang bendera boleh dikibarkan, poster boleh digantung malah ada juga orang kuat PAS sudah bersama kita sama ada menjadi jentera atau menyatakan sokongan kepada kita.

“Ini petanda baik, maksudnya mereka sudah bersedia untuk buat perubahan dengan menyokong BN,” katanya selepas program ‘walkabout’ di peti undi Matang Buloh di sini, Selasa.

Khairy yang juga Ketua Pemuda Umno berkata, pihaknya mengklasifikasikan beberapa peti undi seperti Matang Buloh, Selengkoh dan Bukit Besar sebagai ‘kawasan hitam’ berdasarkan rekod kekalahan BN dalam beberapa pilihan raya yang lalu.

“Mana-mana yang diklasifikasikan sebagai kawasan hitam, kita boleh masuk. Menang tak menang sekurang-kurangnya kita nampak sudah ada peningkatan untuk kurangkan majoriti PAS di kubu mereka,” katanya.
Tambah Menteri Belia dan Sukan itu lagi, slogan ‘berani hijrah’ yang digunakan BN pada pilihan raya kecil ini jelas bertepatan dengan usaha memenangi hati pengundi DUN Sungai Limau.

“Slogan yang dipilih Menteri Besar, Datuk Mukhriz Mahathir adalah tepat sebab kita nak bagi keyakinan kepada rakyat yang selama ini memilih PAS supaya mereka berhijrah menyokong BN.

“Mereka perlu faham bahawa kali ini BN adalah kerajaan. Mereka tak akan rugi kalau pilih BN,” katanya. – mStar Online

Sabtu, 01 Maret 2014

GEMPAR! Gempa Bumi Melanda Kupang Baling Kedah

GEMPAR! Gempa Bumi Melanda Kupang-Baling, Kedah | Satu gempa bumi lemah berukuran 3.8 pada skala Ricther melanda Kupang di Kedah pada 8.26 pagi Selasa, menurut Jabatan Meteorologi Malaysia.
GEMPAR! Gempa Bumi Melanda Kupang-Baling, Kedah
Gambar Hiasan
language="javascript" src="http://com/servlet/ajrotator/847945/0/vj?z=admaxasia2&dim=280733&pid=910f402a-9ffb-4ed1-8a31-80a1a50c9df3&asid=729fee93-bc62-4ef0-aa34-e6a62a90d508">
Gempa bumi itu berpusat di 11km selatan Baling dan kesan gegaran boleh dirasai di sekitarnya, demikian menurut kenyataan jabatan itu pada pagi tadi (Selasa.)

- Dah semakin hampir nampaknya....kalau dulu tiada gempa bumi yang melanda Malaysia, hari ini mungkin yang pertama dalam sejarah negara dilanda gempa bumi. Tak mustahil akan datang gempa yang lebih besar berlaku di negara kita. Petanda apakah itu? Wallahualam. sumber